Bakpia Makan Khas Jogjakarta

Selain dikenal sebagai kota gudeg, Jogja juga identik dengan makanan yang satu ini, bakpia. Tak lengkap rasanya jika datang ke Jogja tanpa memburu makanan ringan yang satu ini. Layaknya gudeg, bakpia juga dibedakan menjadi dua jenis berbeda, bakpia basah dan bakpia kering.

Sesuai dengan namanya, bakpia basah memiliki tekstur kulit yang lebih lunak. Sedangkan bakpia kering memiliki tekstur yang lebih crunchy.

Di Jogja sendiri bakpia bukanlah makanan yang diproduksi di waktu tertentu. Jadi kapanpun Anda datang ke Jogja, Anda dapat dengan mudah mendapatkan bakpia. Selain di kawasan Pathuk, bakpia juga dapat diperoleh di beberapa pusat oleh-oleh di Jogja seperti kawasan oleh-oleh Jalan Mataram, Mirota Kampus, Mirota Batik atau di sepanjang Malioboro.

Happy shopping.

Hastag :

Facebook.com/RumahRosoHomestay

Instagram.com/RumahRosoHomestay

#PenginapanJogja #PenginapanMurah #Malioboro #Keraton #Travel #Kuliner

Credit to:

@LusiaJahaubun2018

Presentasi tingkat hunian penginapan Jogjakarta

Sebagai salah satu destinasi wisata terpadat di Indonesia, Jogjakarta memiliki jumlah penginapan yang terbilang sangat banyak yaitu di angka 1.160 hotel. Meskipun tercatat sebagai kota dengan tingkat kunjungan terbanyak, permintaan kamar pasca liburan April kemarin cenderung menurun.

Penurunan permintaan kamar ini tidak serta merta menurunkan presentase kunjungan wisatawan ke Jogja, karena pergerakan grafik tingkat kunjungan ke Jogja masih bergerak naik.

Dikutip dari laman liputan6.com, okupansi hotel tahun ini berkisar 80-90 persen. Rata-rata okupansi 90 persen untuk hotel yang berada di ring I atau di jalur utama Kota Yogyakarta. Sementara, jumlah kamar hotel non-bintang sebanyak 13.500 unit dan kamar hotel bintang 8.500 unit.

Dengan animo yang besar, pemerintah melalui Dinas Pariwisata menghimbau warga setempat untuk memberikan akses yang besar kepada para wisatawan disepanjang jalan Malioboro mengingat jalur ini merupakan jalur padat.

Hastag :

Facebook.com/RumahRosoHomestay

Instagram.com/RumahRosoHomestay

#Penginapan Jogja #Penginapan Murah #Malioboro #Keraton

Credit to:

@LusiaJahaubun2018

Malioboro dan Sejarah dibalik Ketenarannya

Penamaan Malioboro berasal dari nama seorang anggota kolonial Inggris yang dahulu pernah menduduki Jogja pada tahun 1811 – 1816 M yang bernama Marlborough. Kolonial Hindia Belanda membangun Malioboro di pusat kota Yogyakarta pada abad ke-19 sebagai pusat aktivitas pemerintahan dan perekonomian. Secara simbolis juga bermaksud untuk menandingi kekuasaan Keraton atas kemegahan Istananya yang mendominasi kawasan tersebut.

Untuk menunjang tujuan tersebut maka selanjutnya Kolonial Belanda mendirikan :Benteng Vredeburg, (didirikan pada tahun 1765. Sekarang benteng tersebut dikenang menjadi sebuah museum yang di buka untuk wisata publik ). Istana Keresidenan Kolonial ( sekarang menjadi Istana Presiden Gedung Agung di tahun 1832M ).

Pasar Beringharjo, Hotel Garuda ( dahulu sebagai tempat menginap dan berkumpul para elit kolonial. Kawasan Pertokoan Malioboro ( menjadi pusat perekonomian kolonial )

Bangunan-bangunan bersejarah yang terletak di kawasan Malioboro tersebut menjadi saksi bisu perjalanan kota ini dari masa ke masa. Aktivitas wisatawan di Malioboro tidak hanya pada siang hari saja, akan tetapi di kawasan Malioboro ini aktivitas wisata akan terus berlanjut dengan adanya nuansa makan malam yang disediakan warung-warung yang bermunculan pada malam hari.

Sambil menyantap hidangan di warung lesehan Malioboro, wisatawan akan dihibur oleh musisi jalanan yang mengunjungi lesehan tersebut sambil mengalunkan lagu-lagu tertentu.

 

Hastag :

Facebook.com/RumahRosoHomestay

Instagram.com/RumahRosoHomestay

#Penginapan Jogja #Penginapan Murah #Malioboro #Keraton

Credit to:

@LusiaJahaubun2018

Ini alasan kenapa Malioboro selalu bikin kangen

#1. Malioboro menyajikan berbagai macam jajanan

Malioboro menyediakan makanan yang enaknya tak perlu kamu ragukan lagi. Mulai dari gudeg sampai wedang ronde tersedia di sini. Ditambah lagi makannya sambil duduk di tikar atau terpal di lesehan.

#2. Live music music berupa music-musik tradisional

Di sepanjang jalan, kamu dapat menyaksikan beberapa musisi jalanan dengan bakat yang luar biasa. Musik dan tarian yang dihadirkan kental akan budaya, membuat kamu selalu rindu suasana Yogyakarta.

#3. Surganya para pemburu souvenir

Malioboro menyediakan banyak kerajinan tangan seperti gelang, bros jilbab, wayang, dll dengan harga yang tidak mencekik leher. Tidak hanya itu, kaos-kaos khas Yogyakarta juga tersedia di sini.

Jogja memang ngangenin khan?

Hastag :

Facebook.com/RumahRosoHomestay

Instagram.com/RumahRosoHomestay

#Penginapan Jogja #Penginapan Murah #Malioboro #Keraton #Travel #Kuliner

Credit to:

@LusiaJahaubun2018

Gudeg dan Kisah dibaliknya

Awalnya Gudeg yang dikenal oleh masyarakat jaman dahulu adalah Gudeg Basah. Gudeg kering baru ditemukan sekitar enam dasawarsa setelahnya.

Keunikan lainnya dari masakan gudeg adalah kemasannya. Apabila Anda berbelanja Gudeg sebagai makanan khas Yogyakarta, tidak jarang Gudeg tersebut dikemas dengan menggunakan besek. Besek adalah bungkus dari anyaman.

Hingga saat ini, belum diketahui secara jelas tentang sejarah Gudeg. Beberapa pandangan mengkaitkan Gudeg sebagai makanan dari Kraton Yogyakarta, sementara lainnya berpandangan bahwa Gudeg telah lama ada sejak penyerbuan pertama ke Batavia pada 1726-1728 oleh pasukan Sultan Agung yang tercatat dalam sejarah meski belum dapat dibuktikan kebenarannya.

Nah, bagi Anda pecinta kuliner, panganan khas Jogja yang satu ini tidak boleh kelewatan ya ketika sedang menjelajahi Jogja.

 

Hastag :

Facebook.com/RumahRosoHomestay

Instagram.com/RumahRosoHomestay

#Penginapan Jogja #Penginapan Murah #Malioboro #Keraton #Travel #Kuliner

Credit to:

@LusiaJahaubun2018

Warung Boto yang Dulu Terbengkalai kini Mempesona

Situs warungboto pada jaman dulu di gunakan untuk peristirahatan oleh keluarga kerajaan keraton ngayogykarta hadiningrat. karena berfungsi sebagai tempat peristirahatan maka situs warung boto ini dirancang atau di lengkapi dengan kolam dan taman yang lumayan megah bangunannya.

Sebelum di renovasi atau di pugar kembali situs warung boto ini hanyalah puing puing terbengkalai sisa peninggalan bangunan keraton pada masa lampau lantas balai pelestarian cagar budaya DIY Yogyakarta merenovasi bagian bangunan situs warungboto yang rusak agar tampak indah dan dapat menambah obyek wisata cagar budaya di yogyakarta ini.

Hastag :

Facebook.com/RumahRosoHomestay

Instagram.com/RumahRosoHomestay

#Penginapan Jogja #Penginapan Murah #Malioboro #Keraton #Travel #WisataJogja

Credit to:

@LusiaJahaubun2018

Mengenal Jogja dan Kebudayaannya

Yogyakarta adalah kota yang lebih dari sekadar berbudaya. Kota yang tidakk pernah tidur dan selalu padat. Jalan utama dan yang merupakan ikon kota, Malioboro, selalu dipenuhi para pelancong yang hilir mudik. Banyak tourist iniformasi dan hotel-hotel bertebaran yang pada akhirnya dijulki sebagai kampung turist.

Hal yang paling menarik dan menjadi pusat perhatian adalah Kraton (Kerajaan Kesultanan Jogja). Kraton adalah pusat dari kehidupan tradisional Jogja sekaligus pusat pemerintahan yang merupakan perpaduan antara kentalnya budaya Jawa dan modernisasi di era milenia.

Perkembangan pembangunan yang semakin pesat di Jogja tidak lantas menggilas semua kebudayaan yang sudah mengakar. Hal ini menjadikan Jogja sebagai satu dari dua propinsi berjulukan istimewa di Indonesia.

Hastag :

Facebook.com/RumahRosoHomestay

Instagram.com/RumahRosoHomestay

#Penginapan Jogja #Penginapan Murah #Malioboro #Keraton

Credit to:

@LusiaJahaubun

Intip Cara Cari Penginapan Murah Ala Backpacker

Berlibur dengan kantong pas-pasan kini bukan lagi hal yang mustahil.  Anda masih bisa tetap berlibur tanpa beban dengan kantong pas-pasan namun tetap maksimal. Selain transportasi, hal yang patut dipersiapkan sebelum memulai backpack adalah mencari penginapan eksklusif namun dengan harga terjangkau. Bagaimana caranya mendapatkan penginapan nyaman dengan fasilitas yang memanjakan tamu namun memiliki harga relatif murah? Berikut tipsnya!

1. Downloadlah aplikasi booking online pada gadget Anda

Dengan mendownload aplikasi dari playstore di HP Anda, Anda akan menerima tawaran-tawaran  dengan diskon menggiurkan. Disamping itu, ada juga vocer yang bisa digunakan untuk membooking kamar. Dengan vocer yang diberikan harga kamar akan menjadi semakin murah.

2. Pilih waktu off season

Demi menjaga tetap terisinya kamar, maka pihak penginapan tidak jarang membanting harga kamar di saat low season. Low season ini terjadi biasanya dijam-jam sibuk kantor. Rata-rata orang sibuk dipekerjaan mereka, sehingga berwisata bukanlah pilihan yang tepat disaat itu. Nah, dengan menurunnya tingkat permintaan hunian kamar, Anda bisa memanfaatkan waktu ini untuk berlibur.

3. Pilihlah hostel atau homestay

Pilihan terbaik untuk menghemat pengeluaran saat berlibut adalah memilih untuk tinggal di hostel. Fasilitas yang disiapkan rata-rata sudah memenuhi kebutuhan para wisatawan dan jika Anda beruntung, ada bisa mendapatkan beberapa hostel dan homestay yang menyiapkan sarapan untuk para tamunya.

Mendapatkan penginapan dengan harga relatif terjangkau tentu bisa menekan anggaran untuk berkunjung ke tempat wisata lainnya, bukan?

Hastag :

Facebook.com/RumahRosoHomestay

Instagram.com/RumahRosoHomestay

#Penginapan Jogja #Penginapan Murah #Malioboro #Keraton

Credit to:

@LusiaJahaubun

Luckily, a former neighbor, a teensafe employee, told her about an app assignmenthelp made by parents to monitor children’s online activities.

Fakta tersembunyi Kraton Yogyakarta

Yang hendak berwisata ke Yogyakarta, destinasi wajib yang harus dikunjungi sudah pasti adalah Kraton Yogyakarta. Namun tahukan Anda bahwa ada tiga fakta menarik tentang Kraton Yogygakarta yang belum banyak diketahui.

1. Kraton Yogyakarta hingga saat ini masih menjadi tempat tinggal Raja Yogyakarta Sultan Hamengkubuwono X beserta keluarganya

2. Di kompleks Keraton Yogyakarta terdapat berbagai ruang pamer benda-benda kuno seperti keramik, batik kuno, gamelan, lukisan, dan benda-benda pribadi raja.  Menariknya, di dalam bangunan yang menyimpan aneka koleksi batik terdapat sumur kuno yang dasarnya penuh dengan uang.

3. Setiap Selasa Wage di lapangan Kemandungan Kidul (bagian belakang) selalu dilaksanakan lomba jemparingan alias lomba panahan gaya Mataraman. Semua pemanah akan mengenakan busana tradisional Jawa dan memanah dengan posisi duduk.

Nah, itulah tiga fakta tersembunyi tentang Krataon Yogyakarta. Semoga bermanfaat dan menjadikan kita semakin cinta akan keragaman local.

Hastag :

Facebook.com/RumahRosoHomestay

Instagram.com/RumahRosoHomestay

#Penginapan Jogja #Penginapan Murah #Malioboro #Keraton

Credit to:

@LusiaJahaubun

Son of hausarbeit schreiben lassen man von mark dornford-may, in film-dienst, 63.

Tertarik dengan kebudayaan Yogyakarta? Ini dia deskripsi Keraton Yogyakarta yang harus kamu ketahui

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat atau yang lebih dikenal dengan nama Kraton Yogyakarta adalah merupakan peninggalan dari kerajaan Mataram kuno yang masih terpeliahar sampa sekarang. Pemerintahan dan pusat kebudayaan masih bertengker sampai hari ini disana.

Walau demikian, Kraton sekarang dibuka untuk umum sebagai sebuah objek wisata yang sering menjadi tujuan wisata para pelancong. Sebagian kompleks keraton merupakan museum yang menyimpan berbagai koleksi milik kesultanan, termasuk berbagai pemberian dari raja-raja Eropa, replika pusaka keraton, dan gamelan. Dari segi bangunannya, keraton ini merupakan salah satu contoh arsitektur istana Jawa yang terbaik, memiliki balairung-balairung mewah dan lapangan serta paviliun yang luas.

Secara fisik istana para Sultan Yogyakarta memiliki tujuh kompleks inti. Di sisi lain, Keraton Yogyakarta juga merupakan suatu lembaga adat lengkap dengan pemangku adatnya. Oleh karenanya tidaklah mengherankan jika nilai-nilai filosofi begitu pula mitologi menyelubungi Keraton Yogyakarta.

Keraton Yogyakarta tidak didirikan begitu saja. Banyak arti dan makna filosofis yang terdapat di seputar dan sekitar keraton. Selain itu istana Sultan Yogyakarta ini juga diselubungi oleh mitos dan mistik yang begitu kental. Filosofi dan mitologi tersebut tidak dapat dipisahkan dan merupakan dua sisi dari sebuah mata uang yang bernama keraton. Penataan tata ruang keraton, termasuk pula pola dasar landscape kota tua Yogyakarta, nama-nama yang dipergunakan, bentuk arsitektur dan arah hadap bangunan, benda-benda tertentu dan lain sebagainya masing-masing memiliki nilai filosofi dan/atau mitologinya sendiri-sendiri.

Namun demikian, Yogyakarta merupakan kota yang terbuka untuk modernisasi dengan patokan pada busa local yang masih kuat.

 

Hastag :

Facebook.com/RumahRosoHomestay

Instagram.com/RumahRosoHomestay

 

#PenginapanYogyakarta #PenginapanMurah #Malioboro #Keraton

Credit to:
@LusiaJahaubun

De rohs, peter 204 di 11-12 uhr peterrohs at t-online ghostwritinghilfe.com dot de runtenberg, christa 230 do 11-12.