Empat Tempat Wisata Ternate Yang Harus Kamu Datangi

1. Mengunjungi bekas aliran lava di Batu Angus

ternate batu angus

Foto oleh Slamet Prayitno

Berjarak kurang lebih 10 kilometer menggunakan kendaraan pribadi ke arah utara dari pusat Kota Ternate dan tidak jauh dari bandara, tempat ini menyuguhkan bongkahan batuan yang bentuk dan warnanya kontras dengan bebatuan di sekitarnya. Jika kita membawa mobil, lebih baik parkir mobil di pinggir jalan, lalu masuk mengikuti jalan setapak yang sudah diratakan.

Menurut sejarahnya, bentuk batu-batu tersebut merupakan bekas dari aliran lava yang membeku pada saat terjadi letusan Gunung Gamalama pada tahun 1907. Tempat ini terbentuk karena kala itu terjadi letusan samping yang memuntahkan lava ke arah timur laut hingga menyentuh laut.

Setelah ditata menjadi tempat wisata. Kita bisa menikmati keindahan dan pemandangan dari Gunung Gamalama yang menjulang tinggi serta bongkahan-bongkahan dari batu angus yang memanjang sekitar 2 km dan berakhir pada dinding tebing yang terjal dimana di ujung tebing tersebut terdapat laut bening yang membiru.

Selain itu di objek wisata Batu Angus terdapat sebuah situs sejarah mengenai tewasnya seorang tentara Jepang yang tewas akibat parasutnya yang tidak terbuka normal pada saat terjun dari pesawat pada tahun 1945.

Jika ingin berkunjung ke sini, lebih baik datang pada pagi hari, dimana matahari belum bersinar dengan terik dan kita bisa menikmati keindahan bebatuan dan memandang dari kejauhan Pulau Hiri.

2. Pertunjukan perahu melayang di Pantai Sulamadaha

ternate pantai sulamadaha

Foto oleh gambarwisata

Berlokasi tidak jauh dari Batu Angus, Pantai Sulamadaha, memiliki kontur pasir putih serta ombaknya yang kecil membuat tempat ini nyaman untuk disinggahi.

Untuk mencapai teluk ini, kita harus menyusuri jalan setapak yang sudah tersusun rapi dengan beton sejauh kurang lebih 500 meter. Di salah satu sisi pantai ada teluk sempit yang dikelilingi pepohonan yang rindang dan sejuk. Air yang bening dan jernih membuat mata kita bisa melihat kehidupan bawah air dengan jelas.

Teluk ini bisa dipakai snorkeling. Untuk yang tidak punya alatnya jangan khawatir karena tersedia persewaan peralatan untuk snorkeling. Harga sewa yang diberikan untuk perahu kecil sebesar 30 ribu dan biaya sewa ban dikenakan 5 ribu rupiah.

3. Melihat hijaunya Danau Tolire

tolire

Foto oleh wikipedia

Danau ini terletak di Ternate Utara, sekitar 10 kilometer dari pusat kota. Terdapat 2 buah Danau Tolire, Tolire Kecil yang berwarna gelap berada tepat di pinggir pantai dan Tolire Besar yang berwarna hijau. Jejak aktivitas vulkanik masih bisa kita lihat di danau ini.

Untuk mengunjungi Danau Tolire Besar, kita harus berjalan sekitar 300 meter dari jalan utama. Di sekitar Danau Tolire, kita akan disuguhkan pemandangan yang indah sekaligus menyeramkan. Permukaan air yang berwarna hijau muda berdampingan dengan dinding tebing yang menjulang tinggi mengelilingi permukaan air.

Menurut sejarah, letusan freatik yang terjadi di kaki gunung menyebabkan terbentuknya Danau Tolire Besar. Letusan tersebut memakan korban jiwa krena menghanguskan sebuah desa yang bernama Desa Soela Takomi beserta dengan seluruh penduduknya.

Di Danau Tolire Besar, kita bisa menemukan berbagai macam jenis ikan disini. Namun masyarakat disini percaya, bahwa danau ini di tinggali oleh banyak siluman buaya sehingga tidak ada yang berani mengambil.

Keunikan lain dari danau ini adalah jika ada yang melemparkan sesuatu ke danau, sekuat apapun dia melempar dengan batu atau benda keras. Lemparannya tidak akan bisa mengenai permukaan danau. Bagi yang tidak percaya dengan hal ini, mereka boleh mencoba melemparnya dengan membeli batu yang banyak dijual di pinggir danau seharga seribu rupiah untuk lima buah batu.

4. Beristirahat di Pantai Bobane Ici

bobane-ici

Foto oleh worldtravelserver

Mengelilingi hampir separuh pulau, tidak lengkap rasanya mencicipi menu makanan laut khas daerah. Terletak sekitar 20 kilometer di bagian barat Ternate dan dekat dengan objek wisata pemandian, kontur di pantai ini lebih kecil dari Sulamadaha.

Ombak yang ganas serta dipenuhi batu karang yang besar, membuat wisatawan tidak disarankan untuk berenang disini. Namun jangan khawatir, tempat ini sudah dilengkapi fasilitas seperti penginapan, warung makan pinggir pantai dan kolam renang.

Menu ikan bakar menjadi santapan yang wajib jika kita mengunjungi tempat ini. Kondisi perut yang lapar, serta disuguhi suara debur ombak dan angin sepoi-sepoi menambah nikmat suasana santap siang.

Hastag :

Facebook.com/RumahRosoHomestay

Instagram.com/RumahRosoHomestay

PenginapanJogja #PenginapanMurah #Malioboro #Keraton #Travel #Kuliner

Credit to:
@LusiaJahaubun

Source : https://phinemo.com/ternate/