Tertarik dengan kebudayaan Yogyakarta? Ini dia deskripsi Keraton Yogyakarta yang harus kamu ketahui

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat atau yang lebih dikenal dengan nama Kraton Yogyakarta adalah merupakan peninggalan dari kerajaan Mataram kuno yang masih terpeliahar sampa sekarang. Pemerintahan dan pusat kebudayaan masih bertengker sampai hari ini disana.

Walau demikian, Kraton sekarang dibuka untuk umum sebagai sebuah objek wisata yang sering menjadi tujuan wisata para pelancong. Sebagian kompleks keraton merupakan museum yang menyimpan berbagai koleksi milik kesultanan, termasuk berbagai pemberian dari raja-raja Eropa, replika pusaka keraton, dan gamelan. Dari segi bangunannya, keraton ini merupakan salah satu contoh arsitektur istana Jawa yang terbaik, memiliki balairung-balairung mewah dan lapangan serta paviliun yang luas.

Secara fisik istana para Sultan Yogyakarta memiliki tujuh kompleks inti. Di sisi lain, Keraton Yogyakarta juga merupakan suatu lembaga adat lengkap dengan pemangku adatnya. Oleh karenanya tidaklah mengherankan jika nilai-nilai filosofi begitu pula mitologi menyelubungi Keraton Yogyakarta.

Keraton Yogyakarta tidak didirikan begitu saja. Banyak arti dan makna filosofis yang terdapat di seputar dan sekitar keraton. Selain itu istana Sultan Yogyakarta ini juga diselubungi oleh mitos dan mistik yang begitu kental. Filosofi dan mitologi tersebut tidak dapat dipisahkan dan merupakan dua sisi dari sebuah mata uang yang bernama keraton. Penataan tata ruang keraton, termasuk pula pola dasar landscape kota tua Yogyakarta, nama-nama yang dipergunakan, bentuk arsitektur dan arah hadap bangunan, benda-benda tertentu dan lain sebagainya masing-masing memiliki nilai filosofi dan/atau mitologinya sendiri-sendiri.

Namun demikian, Yogyakarta merupakan kota yang terbuka untuk modernisasi dengan patokan pada busa local yang masih kuat.

Hastag :

Facebook.com/RumahRosoHomestay

Instagram.com/RumahRosoHomestay

#PenginapanYogyakarta #PenginapanMurah #Malioboro #Keraton

Credit to:
@LusiaJahaubun